15 March 2009

kiat membuat hidup tenang

1. Dekat dengan Tuhan

Dengan mendekatkan diri dengan Tuhan kita bisa berbagi cerita, berkeluh kesah, berdoa, sehingga

membuat kita merasa nyaman, dan selalu dalam keadaan tenang.

2. Melihat orang di bawah

Ketenangan jiwa akan diperoleh jika kita senantiasa bersyukur atas segala pemberian tuhan,

meskipun tampak sedikit. Rasa syukur itu akan muncul bila kita senantiasa melihat orang-orang

yang kondisinya lebih rendah dari kita, baik dalam hal materi, kesehatan, rupa, pekerjaan dan

pemikiran. Betapa banyak di dunia ini orang yang kurang beruntung. Rasa syukur itu mendatangkan

ketenangan jiwa.

3. Sikap Dermawan

Ringan tangan, suka menolong, dan dermawan Tidak melihat diri. Tidak melihat apa yang telah dia

keluarkan bagi orang lain. Bermanfaat bagi orang banyak. Ternyata, sikap dermawan itu bisa

mendatangkan ketenangan jiwa. dengan banyak memberi akan menjaga kestabilan jiwa kita

sehingga bisa membuat diri kita tenang.

4. Menjaga Pergaulan

Manusia adalah makhluk sosial. Sebagai makhluk sosial manusia membutuhkan jalinan hubungan

yang baik dengan manusia lain. Berbagai kebutuhan hidup takkan mungin bisa diraih tanpa adanya

bantuan dari orang lain.

Karenannya, akan lebih baik jika kita untuk tetap menjalin Pergaulan, sekalipun terhadap orang

yang melakukan permusuhan, Hubungan yang baik di dalam keluarga,Rekan Bisnis, suatu

komunitas, maupun dengan tetangga akan menciptakan ketenangan, kedamaian dan kemesraan.

Hubungan yang baik itu juga akan sangat efektif untuk menanggulangi berbagai persoalan yang

berkembang di masyarakat.

5. Selalu Berkata jujur

Hidup ini harus dijaga agar senantiasa berada di atas jalan kebenaran. Kebenaran harus

diperjuangan. Pelanggaran terhadap kebenaran akan mendatangkan kegelisahan. Ketenangan jiwa

akan tergapai bila kita tidak melanggar nilai-nilai kebenaran. Sebaliknya, pelanggaran terhadap

kebenaran akan berpengaruh terhadap ketenangan jiwa. Lihat saja orang-orang kerap berbuat

maksiat, kehidupannya diliputi kegelisahan.

6. Tidak peduli celaan orang

Salah satu faktor yang membuat jiwa seseorang tidak tenang adalah karena selalu mengikuti

penilaian orang terhadap dirinya. Terombang ambing oleh sikap dan gaya hidup orang kebanyakan.

Sedangkan seseorang akan memiliki pendirian yang kuat jika berpegang kepada prinsip-prinsip yang

datang dari Tuhan. Betapa melelahkannya hidup ini bila segala hal yang ada di dunia ini kita ikuti.

7. Tidak mengemis

"Tangan di atas (memberi) lebih mulia dari tangan di bawah" adalah hadits rasulullah yang

memotivasi setiap mukmin untuk hidup mandiri. Tidak tergantung dan meminta-minta kepacla

orang lain. Sebab, orang, yang mandiri, jiwanya akan kuat dan sikapnya lebih berani dalam

menghadapi kehidupan. Sebaliknya, orang yang selalu meminta-minta menggambarkan jiwa yang

lemah. Hal ini tentu membuat batin tak nyaman.

8. Menjauhi Utang

Orang yang berutang akan senantiasa dihantui ketakutan, karena ia dikejar-kejar untuk segera

melunasinya. Inilah salah satu faktor yang membuat banyak orang mengalami tekanan jiwa.

Hendaklah kita menjauhi utang, karena utang itu menjadi beban pikiran di malam hari dan rasa

rendah diri di siang hari.

9. Menambah Ilmu

Menambah ilmu. Wawasan menjadi luas, tidak berpikiran sempit. Kapan dan dimana pun kita adalah

tholib (pencari ilmu). Tidak merasa puas diri ibarat merasa besar di dalam akuarium kecil. Di atas

orang yang alim ada yang lebih alim lagi.

10. Optimistis

Optimistis. Percaya diri. Tidak berputus asa. Pantang menyerah. Ibarat dian yang tak kunjung

padam. Betapapun rintangan menghadang. Tentu, setelah kiat-kiat tersebut di atas dilaksanakan.

Sebab, optimisme tanpa kerja keras tak ubahnya mimpi.

11. Selalu berpikir positif

Mengapa seseorang mudah stress? Salah satu faktornya karena ia selalu diliputi pikiran-pikiran

negatif. Selalu mencela dan menyesali kekurangan diri. Padahal, setiap kita diberikan oleh Allah

berbagai kelebihan. Ubahlah pikiran negatif itu menjadi positif.

No comments: